Tak Akan Terlepas

Pecahkan saja cermin bila kau tak mngenali ku ..


Jika cermin bisa memperdaya coba tengok kesamping  mungkin bayangan akan sedikit membantu.
Beda, cermin untuk melihat siapa diri kita sedangkan bayangan sebagai teman selama perjalanan
Jika kamu gak bisa melihatnya mungkin ini sa'atnya aku beranjak pergi
Bila memang itu yang terbaik buatmu.....
Kita tak saling kenal .. Bertahanpun gak ada guna .. kita gak ada masalah ..
aaach mungkin aku salah orang ..
ma'af
Walau berat aku akan relakan kau pergi bila itu bisa memang keinginanmu
Kau melepaskanku begitu saja ??
Semua keputusan ada di kamu, walaupun aku larang memintamu tetap disini semua tak akan sama seperti dulu Percuma juga mempertahankan bila hanya sepihak hanya akan saling melukai.

Jika gengaman ini lepas aku ganti dengan pelukan .. Apa pendapatmu ??
Tak akan sama, pelukan hanya sementara sedangkan genggaman selalu ada sampai kapanpun
Hanya ingin sekedar mengerti apa yang akan terjadi andai terlepas ..
Tetap keukeuh pada pendrian genggaman ini tak akan terlepas ..
Sampai kapanpun tak akan terlepas selama kamu gak melepaskannya
Sekarang kau mengenali ku ??
Berusaha mengerti, waktu terus berputar selama dan itu akan secara gak langsung akan mengubah pribadi masing-masing jadi selamanya kita gak akan bisa benar-benar mengerti

Yuups semua gak ada yang permanen ..
Tak pentiing siapa aku ..
Yang perlu kau tau aku akan mendampingimu berjalan besama dan genggaman ini takan terlepas hingga ada Seseorang yang berhak menggandengmu kelak sa'at itu aku akan melepaskanmu ..

Aku suka sifat sikap cara berfikirmu ..
Ada perasa'an ku yang gimana gitu sama kamu ..
Ini bukan dua orang akan tetapi cuma dan hanya satu .. Dirimu .
Aku orangnya posesif .., ada hal-hal kecil yang tanpa disadari bisa membuat berkesan dak terlihat romantis walaupun gak bisa romantis gak tau juga apa itu romantis
Bukan hal kebetulan tapi pada dasarnya memang seperti itu yang aku rasa ..
Setiap orang mempunyai sisi keromantisannya masing-masing dan pastinya berbeda ..
Makin demen dah.... rasakan hukuman ini

Hentikan kengawuran ini
Pendirian yang kuat adalah Ngeyel dan ngotot ..

Emang tadinya kamu gimana ??

Coba kamu tanya baik-baik terangkan apa maumu
Iyaa ..
Aku akan selalu ada  meski gak bisa merubah keada'an ...
 
^_^ S Nur Satya ^_^

Yogyakarta.20 Januari 2013

Kekasih ALLAH

aku menunggumu karena ALLAH
Ini bukan sekedar kata-kata agar kamu jatuh hati padaku, namun ini adalah kejujuranku. Mengapa aku berkata seperti ini? Karena aku menyukai
orang-orang yang mencintaiNya. … yang mencintai RasulNya… dan denganmu…kuharap keteguhanmu bisa mengajakku serta untuk semakin mencintaiNya. ..
Aku merindukanmu karena Allah. Ini bukan untaian rahasia dalam hatiku untuk memikatmu. Mengapa aku
berkata seperti ini? karena aku tahu… mengucapkan ikrar suci itu
menyempurnakan hidupku. Dan… Pernikahan adalah sunnah Rasullullah dan
Rasulullah adalah kekasih Allah. Cinta adalah anugerahNya yang ditumbuhkan
dihati orang-orang yang dikehendakiNya. Bagaimana aku tidak merindukan
kehadiranmu wahai kekasih…. to come in my life ???
Aku menunggumu karena Allah
Ini bukan rajutan perasaan untuk sebuah penantian. Mengapa aku berkata
seperti ini? Karena aku tahu, diriku terlalu banyak kekurangan.. . dan karenanya… aku butuh seseorang yang lebih halus untuk menaklukkan hatiku yang tegas dan yang lebih tangguh untuk menguatkan hatiku yang lemah dengan ijinNya…
Aku tahu… terlalu banyak yang harus aku perbaiki… karenanya, aku menunggumu untuk menjadi pendamping hidupku… aku menunggumu untuk lebih membimbingku dengan tulusmu… untuk lebih mengajariku dengan sabar hingga kenikmatan imanku terhadapNya semakin dalam dengan ijinNya…. disetiap harinya… untuk selama-lamanya Amin…
Aku tahu, dalam hatiku… aku tak ingin hidup sendiri, karenanya, aku berharap… Allah menganugerahkan padaku seorang imam untuk berbagi banyak hal dan menerima apa adanya diriku beserta keluargaku.. .
Kekasih… bila Engkau benar-benar ada dalam hidupku…
semoga Allah memantapkan hati kita dan mendekatkan kita dijalan yang lebih Ia Ridhoi
Amin…
Aku mencintaimu karena Allah… aku merindukanmu karena Allah dan aku menunggumu karena Allah…
diraga manakah jiwamu bersemayam?? ?
Dari sini aku menatap jejakmu dengan raga yang menari bersama angin…
diantara gemuruh ombak kerinduanku
Rasakan getarku… yang membiarkan selarik bintang menemanimu serta untuk menjemputku. ..
meski mungkin tak ada peta yang bisa dirimu genggam…
ijinkan bisik hatiku sebagai petunjuk arahmu dengan ijinNya…
Ya Rabbi… redamkanlah rinduku dijalan yang terbaik menurut Engkau untuk dunia dan akhiratku Amin….
Bila kerabat dan teman tak lagi cukup untuk menemani kehidupanku. ..
maka hari itu adalah yang aku tunggu… apakah dia, jawaban itu???

Kejujuran

Menjalin hubungan serius dengan mu lalu menikah itu memang IMPIAN terbesarku,,tapi aku  gak ingin buru" untuk hal itu demi cita”mu,,krna aku juga punya cita” dan aku tau bagaimana rasanya jika berhasil meraihnya..aku akan selalu mendukungmu tanpa putus asa demi sebuah kesuksesan yang akan kau gapai,,,
Aku gak memintamu untuk buru” menikahi ku,,, krna memilih menikah dengan mu adalah salah satu keputusan terbesar dalam hidup ku yang tak ingin ku sesali hanya karna terburu”....tp sebelum itu kamu harus tau dan harus yakin jauh di dalam lubuk hati ini aku hanya berharap kamulah yang jadi cinta terakhir ku dan satu-satunya cinta yang ingin ku jalani smpai akhr hayatku. kamu mungkin gak ngerti seberapa besar aku mengangungkan sebuah CINTA ,.aku hnya berharap kamu mengerti arti sebuah keseriusan dan ketulusan sayang ini untuk mu.
Aku hanya bisa memberimu perhatian, pengertian serta kasih sayang yang tercurah,,dan sebuah dukungan,aku gak bisa menjadi lebih dari itu,,,,tapi aku tau jauh dlubuk hatimu,meski kamu orang yang sangat cuex,,kamu bisa merasakan ketulusan itu.dan qm memahami aku,,ya mungkin dirimu gak bisa ungkapkan yang kamu rasa....rawat & jagalah,jangan pernah kembalikan dalam keadaan terluka,semampu mu pertahankan lah diriku,smpai detik ini kita masih bersama walau banyak dugaan yang menimpa, allah telah aturkan,,,,aku hanya butuh kesabaran untuk menjalaninya...krna ku tau mempertahankan yang telah terjalin lebih sukar ketika mendapatkannya.”mengungkapkan rasa tak lagi menjadi bahsa sehari hari yang kita ketahui...tapi seperti itulah semesta men-skenariokannya,,,agar kamu tau, jatuh hati dapat mematikan panca indera mu,,,sungguh!!!!!!!!
apalagi  yang dapat diperbuat saat hti dan otak tak lagi sejalan.jatuh hati memang tak pernah mudah,.tapi itu anugrah yang sangat indah dan luar biasa....
“Ku berharap aku bisa menjadi Surgamu KELAK.,dan kita dapat disatukan oleh takdir”Aminnn...
S Nur Satya
















Yogyakarta, 21 Oktober 2012

Untuk Bunda tersayang...

Mungkin didunia ini tak ada seorangpun yang pernah bisa memahami hati dan perasaan seorang ibu,Kecuali dia seorang perempuan yang pernah melahirkan ……

Dimata ku...
 Sosok ibu adalah seseorang yang paling pandai menyembunyikan KEGELISAHAN,,,,,,,KERESAHAN,,,,,,KEPENATAN,,,,,,,,dan perasaan negatife lainnya dihadapan putra putrinya……………karena memang begitu adanya naluri seorang ibu…………..memancarkan RONA CINTA yang bersemayam kala senang atau pun sedih…..sampai terkadang kesabaran seorang ibu melampaui garis batas ketika menutupi segala kepahitan dengan menelannya bulat-bulat………
Ibu adalah permaidani mata air CINTA yang menyemburkan kesejukan meski dalam kemarau sekalipun……..kasih sayang ibu membentang luas melebihi samudera dan angkasa raya…………..
Ibu bersinar bak matahari dunia,,,,,,,,,meresap kehangatan sampai ke pori terdalam…….
Ibu ,,,,,adalah segalanya………MERAWAT,,,,dan Membesarkan tanpa pamrih apapun,,,,tak pula meminta air susu yang dulu pernah diberikan untuk kembali lagi……do’a seorang ibu,,,tak pernah mendo’akan yang tak baik kepada seorang anaknya,,,,bahkan dilubuk hati terdalamnya ia selalu berkata “ biarkan ibu di bumi dan kamu di langit nak”…………….

Ibu adalah bumi untuk surga kehidupan……….memancarkan sari pati kehidupan dengan bahasanya sendiri,,,,,,,,,,,usap lembut tangannya,,,tak kan pernah lekang dan menghilang……saat bertemu dengan titik nadir kehidupan,,,maka bahasa ibulah yang akan berbicara ………..naluri seorang ibu akan senantiasa mendorong anaknya bangkit dari lembah terbawah bumi ini…………
Ibu adalah kekuatan yang maha dahsyat…….sejatinya aq tak cukup faham untuk memahami hati dan perasaan seorang ibu,,,,,,,sekalipun perempuan yang selalu dekat dihati ku,,,adalah ibuku yang telah melahirkanku bertahun-tahun silam……………..seorang ibu terlalu mulia,,,,hampir tak pernah melihat kesedihan terpancar walaupun gamang sedang menerpanya…..
Ibu adalah terindah,,,,,,ia selalu tersenyum sekalipun keadaan memaksanya untuk Lara……….banyak kisah yang menerangkan kehebatan dan kesabaran seorang ibu,,,Mencarikan anaknya untuk biaya sekolah sampai mengais rejeki dimana tempat,,,,,Hanya untuk anaknya agar supaya bisa senang,,,,,ibu terlalu perkasa sekalipun ia renta ,,,,energinya masih kalah jauh dengan anak-anaknya,,tapi itu lah ibu,,,,,senantiasa membumi,,,,menyusui, merangkul segenap cinta tanpa ia sadari bahwa ia telah rapuh dan lelah……

Dan untuk mu ibu ku tersayang,,, yang semakin bertambah umur……tanggal 22 desember ini adalah hari terindah dan sebuah hari kasih sayang…….
Untukmu IBU ku.. ………SELAMAT HARI IBU,,,,,,,,,,
Walaupun sebenarnya engkau tak pernah tahu apa itu hari ibu,,,,,,,,,,doa seorang anak akan selalu aku panjatkan untuk kedua orang tua,,,karna mungkin tak ada balasan yang cukup,,, yang bisa mengganti pengorbanan seorang ibu terhadap anaknya,,,kecuali aku akan berusaha menjadi anak yang sholeh sholehah,,,mendo’akan sampai akhir masa…dan menjadi anak yang akan berusaha membuktikan bahwa aku bisa membuat kalian bangga punya Anak seperti aku..……..

Ibu,,,,,,,,,,,,,,, maafkan anakmu ini,tanpa sengaja n tak disadari terkadang aku melukaimu,,………………






yogyakarta, 22 Desember 2011

RASA TAK PUNYA ALASAN....



Yang Aku Tak Mengerti Dari Diriku Sendiri!
Jika aku menyayangi seseorang entah itu Teman, Sahabat & Orang Spesial... Maka aku akan menyayangi setulus hati, bukan karna suatu hal apapun...
Bahkan jika ditanya, "Apa yang kamu suka dari aku..?" aku tak pernah bisa menjawab itu semua... Aku hanya bisa menjawab, "Aku Enggak Tahu"

Karena aku memang enggak tau apa yang membuat aku sayang kepada seseorang itu...
Aku hanya ingin menyayangi seseorang tanpa sbuah alasan apapun itu..!. Krna bagiku dgn alasan maka kita akan punya jga alasan utk membencinya... Dan aku tak ingin membeci siapapun dan karena alasan apapun... Karna sekali aku sayang maka aku akan tetap sayang meski ada perubahan...


Bukan berarti aku sayang maka aku cinta.. Aku hanya sayang karena-Nya bukan karena apa-apa dari orang tersebut....tapi untuk kekasih ku..org yang spesial dan yang membangkitkan semangatku aku sayang kamu dan aku cinta kamu dari dasar hatiku..Ini lah sifatku atau memang ini sifat dari naluriku... Yang pasti aku tak mau melukai siapapun, aku ingin melihat senyum manis disetiap wajah teman, sahabat, org yang spesial dhatiku, keluarga dan semua umat...dan aku ingin berada dalam setiap keadaan dan kondisi baik itu sedang bahagia,,,terluka atau bahkan dalam tertimpa masalah besar....

Apa aku terlalu berlebihan...? bagiku apa yg aku ucapkan tnpa sbuah alasan ini maka ini lah yg aku rasakan. Karna Rasa tak Pernah Punya Alasan...
semua bersumber dari hati yang murni,,,, ;)

Yogyakarta, 8 Oktober 2012

Kau Pada Hidupmu, Aku pada Hatiku




Kau Berhak pergi, meninggalkan harapan yang ku beri
Aku tetap di sini.
Memahami bahwa antara kita tak ada tali pengikat hati
Begitulah sebenarnya

Aku terlalu memaksa
pada keseriusan dan ketulusan yang tak bisa bicara
Padahal kau terus diam, dan aku tak menyadarinya
Mungkin saja asa dan rasa kita berbeda
yang membuat kita tak menemu jalannya

Aku tak akan berkata-kata
Kau pada hidupmu, Aku pada hatiku

Aku akan bicara pada diriku sendiri
dan Menjelaskan kehadiranmu pada hati
Agar dia tak merasa dilukai

Yogyakarta, 11 Januari 2013.

Lelah.

Lelah… dan teramat letih…!!!

Jika aku mengucapkan satu kata. “MENUNGGU”

Penantian yang aku sendiri juga belum tahu kapan berakhirnya. Sedangkan di sekitarku, telah banyak pemandangan indah yang kulihat. Ibu-ibu muda yang usianya di bawah umurku telah sempurna menjadi seorang perempuan dengan melahirkan buah hati mereka yang lucu-lucu. Kembali lagi hatiku harus menjerit dalam Tanya

“Kapan tiba waktunya untukku…..?”

Menjalani hidup sebagai seorang istri, sebagai seorang ibu rumah tangga dan menjalani fitrah seorang perempuan sebagai seorang “IBU” bagi buah hatiku.

Selaksa doa dalam sujud harap tak pernah lekang di tiap sepertiga malam terakhirku. Mencoba mengadu pada tiap doa yang terlantun. Mencoba mengiba dalam tiap tangis yang terus membasahi sajadah. Dan Mencoba bertanya dalam heningnya istikharah.

“Dimana dia ya Allah….???? Seorang laki-laki yang telah kau janjikan untukku. Seorang laki-laki sebagai penyempurna agamaku, penjaga ketaatanku sekaligus penggenap langkah dakwahku….??????”

Lelah… dan teramat letih…!!!

Jika hati ini mencoba mengeja setiap rencana Allah. Tapi satu keyakinan yang akan terus membuatku tersenyum di tengah hati yang semakin lelah. Janji Allah mungkin tidak datang dengan “SEGERA”. Tapi akan selalu datang dengan “PASTI”. Seperti apa yang telah Allah janjikan dalam surat An-Nur : 26. Sekarang, aku memang tidak tahu siapa dirimu dan dimana keberadaanmu. Tapi aku yakin, kau akan dipertemukan Allah denganku saat masing-masing kita telah baik di mata Allah.

Jika aku menginginkan kau seorang yang baik dimata Allah, maka izinkanlah aku untuk selalu memperbaiki diriku dengan kebaikan sesuai ketentuan Allah.

Jika aku menginginkan kau memberikan cintamu hanya untukku, maka izinkan mulai sekarang aku menjaga hati dan cinta ini hanya untukmu.

Jika sekarang aku menginginkanmu menjaga akhlak dan pandanganmu untukku, maka, izinkanlah mulai sekarang aku menjaga akhlak dan pandanganku hanya untukmu.

Sehingga, ketika telah tiba waktunya bagi Allah untuk mempertemukan kita, indahnya cinta yang terbingkai dengan syurga pernikahan akan menjadi penggenap separoh dari agama ini.

Jika aku boleh jujur, penantian panjang ini layaknya malam yang semakin gelap dan pekat. Hanya cahaya iman dan sabar yang akan menjadi penerang. Tapi aku yakin, malam yang semakin gelap dan pekat itu, tidak akan berlangsung selamanya. Karena semakin waktu berangkat jauh membawa gelapnya malam, semakin dekat pula waktu menuju pagi dengan sambutan mentari yang cerah.

Ya… di saat pagi itulah Allah akan mempertemukan kita sesuai janji-Nya. Pagi yang cerah dengan sapaan mentari yang ramah. Bersama kidung cinta yang akan terus terlantun membawa nyanyian syurga yang Allah turunkan untuk kita. Gerbang pernikahan yang indah dengan hiasan bunga ridha dan restu dari Allah.

Waktu itu pasti akan datang bersama izin dari Allah.

Entah kapan, aku sendiri juga belum tahu. Biarkan Allah yang merenda ini dengan indah. Antara harapan dan kenyataan, ada jarak dan waktu. Jarak itu bisa satu centimeter, bisa juga satu kilometer. Atau bahkan lebih. Waktu itu bisa satu hari atau bisa juga satu tahun. Atau bahkan lebih. Dan di dalam jarak dan waktu itulah, kita isi dengan kesabaran dan doa. Sabar bukan berarti diam. Sabar bukan berarti pasiv. Sabar bukan berarti hanya duduk menunggu. Tapi sabar adalah ekspresi usaha tanpa henti. Ayunan langkah kaki untuk terus berikhtiar meraih apa yang Allah janjikan. Jodoh memang mutlak kekuasaan Allah. Jodoh memang ada di tangan Allah. Tapi, kalau kita tidak berusaha menjemputnya, akan terus di tangan Allah. Tidak akan pernah sampai di tangan kita. Biarkan aku mencoba menjemputmu dengan memperbaiki diri. Biarkan aku menantimu dengan memperbaiki iman. Biarkan aku menunggumu dengan terus melangkahkan kaki semampuku dalam usaha dan ikhtiar.

Di tengah lelahnya hati ini, izinkan aku tetap menunggu dengan iman yang tak pernah surut. Meski kadang godaan rasa putus asa terus menghinggap di hati. Aku hanya perlu menyandarkan cinta dan harapan pada Allah. Karena, menyandarkan harapan pada manusia hanya akan menemui kekecewaan. Biarkan penantian yang aku sendiri belum tahu kapan berakhirnya ini menjadi ladang ibadah yang disediakan Allah untukku. Dan orang-orang yang sedang menanti sepertiku.

Aku masih setia menantimu.